SimpulRakyat.co.id – Pemilu 2024 memang masih sangat jauh, tapi nyatanya sudah banyak para elit politik yang sudah mulai memasang baliho untuk mengambil simpati rakyat di pemilu 2024 mendatang.
Padahal kasus Covid-19 yang masih sangat tinggi di Indonesia tidak membuat sejumlah tokoh politik untuk mengurungkan niatnya melakukan kampanye.
Nyatanya, sudah banyak baliho yang terpampang nyata di jalan raya yang justru mendapat banyak kecaman dari masyarakat Indonesia.
Yang paling menarik adalah, ternyata ada beberapa tokoh politik di bawah naungan partai politik yang berbeda yang balihonya saling berdampingan.
Banyak sejumlah tokoh politik di Indonesia yang bahkan sampai angkat bicara menanggapi hal ini.
Meskipun sekarang kita sudah masuk ke ranah dan era digital yang semuanya sudah serba teknologi, ternyata tidak menyurutkan hasrat para tokoh politik tersebut untuk tetap memasang baliho mereka di sepanjang jalan raya.
Dan tidak sedikit juga yang menyayangkan tindakan para tokoh politik karena sekarang rakyat Indonesia memang sedang menghadapi masa sulit dimana pandemi belum juga berakhir sampai pertengahan tahu.
Banyak yang penasaran dan melontarkan pertanyaan seputar semakin maraknya baliho tersebut, apakah memang masih efektif pasang baliho di zaman yang serba digital seperti sekarang?
Apakah mereka jelas-jelas haus kekuasaan padahal yang di depan mata jelas masalah Covid-19 yang masih sangat buruk di Indonesia.
Mereka memang seolah-olah tidak mau mendengarkan dan bahkan terkesan acuh dengan suara hati rakyat yang makin susah karena pandemi dan terbentur dengan berbagai macam aturan selama PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali.
Dampak dari adanya pemasangan baliho oleh para elit politik untuk menyongsong pilpres 2024 mendatang memang dinilai sedikit membantu untuk memperkenalkan tokoh-tokoh tersebut dalam benak dan angan masyarakat Indonesia untuk calon pemimpin mereka di masa depan.
Meski sebenarnya tidak hanya cukup pasang baliho saja rakyat akan percaya dan langsung memilih mereka untuk menjadi presiden mereka di masa depan. Karena semua itu tergantung dari pada pihak yang memasang baliho tersebut.

Sementara itu, di Klaten, Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Pakis-Baki, Kecamatan Wonosari ada hal unik yang terjadi pada Baliho yang bergambarkan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Baliho itu ditempeli selebaran bertuliskan ‘Dipaksa Sehat di Negara Sakit’.
Sementara warga yang sekitar mengaku tak tahu penyebab dan pelaku penempelan selebaran pada baliho Ketua DPR RI itu.
“Saya ke sini siang gambar itu sudah ada. Padahal kemarin sore belum ada,” kata warga sekitar, Abre di lokasi, Kamis (9/9) dilansir dari detikcom.
Abre menduga, selebaran itu ditempel di baliho Puan pada malam atau dini hari.
“Tidak mungkin masangnya siang hari sebab pasti ketahuan warga sini. Pagi sampai malam jalan ini ramai,” ujarnya.
Penulis: Ahmad
Editor: Ahmad


Tinggalkan Balasan