SimpulRakyat.co.id, Makassar – Perkumpulan usahawan ponsel Indonesia (Puspindo) bersama LSP-TD (teknologi digital) telah menggelar uji kompetensi (sertifikasi BNSP) bagi para teknisi ponsel di Makassar tepatnya di Hotel Denpasar Boulevard.

Uji kompetensi tersebut diikuti sebanyak 44 teknisi dari berbagai daerah di sulawesi selatan yang dibagi dalam 2 gelombang, gelombang pertama dimulai dari 24 April 2021 dan Gelombang kedua 25 April 2021.

Ketua Puspindo, Sahrul mengatakan, teknisi telepon seluler dinilai layak untuk mendapatkan sertifikasi. Pasalnya, prosedur uji kemampuan teknisi ponsel ini dilakukan secara profesional, obyektif, fair, dan menggunakan standar teknisi ponsel yang sesuai standar BNSP dimana BNSP sendiri berperan sebagai lembaga sebuah lembaga independen yang dibentuk pemerintah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Badan ini bekerja untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada seluruh sektor bidang profesi di Indonesia melalui proses sertifikasi kompetensi kerja bagi tenaga kerja, baik yang berasal dari lulusan pelatihan kerja maupun dari pengalaman kerja.

Adapun pada hari ini, Ketua Puspindo, Sahrul menyerahkan sertifikat kompetensi kepada teknisi Gadgedcare Toko Bintang Veteran Makassar, dimana teknisi Gadgedcare telah dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertfikat 13 unit kompetensi bagian teknisi ponsel.

“Hal ini dianggap sangat perlu dikarenakan Gadgedcare sangat komitmen untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan para konsumen atau pelanggan Toko Bintang yang akan melakukan service atau pemeriksaan masalah handphone-nya ke Gadgedcare, sehingga mereka tidak ragu lagi akan kinerja dari teknisi Gadgedcare yang telah diakui oleh pemerintah melalui sertifikat kompetensi dari BNSP (istilahnya teknisi Gadgedcare bukan teknisi baru di bidang perbaikan ponsel),” tutur Yusuf Djamil salah seorang kepala teknisi Gadgedcare Bintang Veteran Makassar.

Sementara itu Sahrul mengatakan, melalui BNSP, pihaknya akan berupaya mensertifikasi para teknisi ponsel di Makassar.

“Selanjutnya, Puspindo akan terus bekerja keras agar semua teknisi di wilayahnya bisa mengikuti kegiatan sertifikasi dari BNSP agar setiap teknisi memiliki pengakuan dari pemerintah tentang profesinya sebagai teknisi,” imbuh Sahrul. (*)