SimpulRakyat.co.id, Luwu – Sebanyak 4 peserta telah mendaftar dan siap mengikuti lelang jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu, hingga Minggu, (30/5/2021) sore.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Luwu telah membuka lelang jabatan sekda sejak 24 Mei lalu. Sesuai jadwal seleksi, pendaftaran bakal calon Sekda Luwu akan berakhir pada Senin, 31 Mei 2021.

Beberapa nama yang melakukan pendaftaran diantaranya Drs H. Sulaiman, MM, sebelumnya menjabat Plt Sekda Luwu dan juga Kepala BKPSDM Luwu, tiga PNS lainnya yang ikut melamar, yakni Kepala BPKD Luwu, Dr. Moh. Arsal Arsyad, S.STP, M.Si; Kepala Bapenda Luwu Drs. Muhammad Rudi, M.Si; dan Asisten II Pemkab Luwu, Ahyar Kasim, SH.

Dilansir dari media lokal, Sulaiman membenarkan dirinya telah memasukkan berkas pendaftaran untuk mengikuti seleksi balon sekda Luwu. “Iya, Dinda. Mohon doanya,” kata Sulaiman.

Terpisah, sekretaris BKPSDM Luwu selaku Ketua Panitia Seleksi, Andi Muhammad Ahkam Basmin, mengatakan, hingga saat ini, baru empat PNS yang memasukkan berkas pendaftarannya ke panitia. Namun kata dia, panitia masih membuka pendaftaran sampai hari Senin, 31 Mei.

“Sudah empat PNS memasukkan berkas, tetapi masih ada satu hari pendaftaran karena ditutup 31 Mei,” katanya.

Ahkam mengatakan, seleksi Sekda Luwu ini akan berjalan sesuai jadwal yang ada. “Insyaallah sesuai jadwal kita akan laksanakan. Yang pastinya ini terbuka untuk umum dan untuk semua yang memenuhi persyaratan,” cetus Sekertaris BKPSDM Luwu itu.

Diketahui, seleksi terbuka Sekda Luwu dimulai 24 Mei lalu dan akan berakhir per hari Senin ini, 31 Mei 2021 untuk pendaftaran para calon. Tahapan Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi administrasi pada tanggal 2-4 Juni, seleksi kompetensi pada pada tanggal 9-11 Juni, penyampaian hasil seleksi terbuka kepada komisi ASN pada tanggal 14 Juni. Kemudian, penyampaian hasil penilaian kepada pejabat pembina kepegawaian kabupaten Luwu pada 17 Juni, penetapan hasil seleksi pada 19 Juni, dan pelantikan pada 22 Juni.

Sementara itu, salah seorang panitia seleksi, Syamsul Bakhri Gaffar, dalam suratnya menegaskan kepada peserta jika tidak ada bimbingan tes dan biaya apapun yang dipungut dalam seleksi ini. Namun, biaya akomodasi, transportasi, kelengkapan administrasi dan biaya pribadi yang dikeluarkan peserta selama seleksi, ditanggung masing-masing peserta.

Peserta kemudian diminta untuk memberikan data yang valid dan benar saat penyetoran berkas. “Apabila dikemudian hari pelamar diketahui memberikan data atau keterangan yang tidak benar, maka panitia seleksi berhak membatalkan hasil seleksi,” tulis Syamsul.