SimpulRakyat.co.id, Luwu – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru adalah nama sebuah rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Luwu, yang terletak di Jalan Tomakaka, Desa Lebani, Kecamatan Belopa Utara, Luwu, Sulawesi Selatan.
Hingga saat ini, dibawah pimpinan Bupati Luwu, Basmin Mattayang, dan Direktur Utama RSUD. Batara Guru, dr. Daud Mustakim, konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Meski terhadap pasien kurang mampu, yang tidak mengantongi kartu jaminan kesehatan baik berupa BPJS kesehatan maupun asuransi kesehatan lainnya.
Misalnya pada kasus RN, bocah berumur 1,4 tahun yang kini tengah dirawat di RSUD Batara Guru karena penyakit tumor ganas yang dideritanya sejak lahir.
Kepada wartwan, dr. Daud membeberkan usaha rumah sakit dalam membantu RN melawan penyakit yang dideritanya.
“Semua pasien yang masuk, mau itu tidak punya jaminan, maupun punya jaminan, tetap kami layani. Kebetulan dia tidak punya jaminan, ya tetap kami layani semaksimal mungkin, sesuai dengan kompetensi yang ada,” kata Daud, Jum’at, (20/11/2020).

“Bukan hanya dia (RN), banyak yang lain, orang tidak mampu, kartu tidak aktif, tetap kami layanani, kalau tanggung jawabnya dia, manajemen (rs) yang tanggulangi,” tambahnya.
Meski demikian, RN berencana dirujuk ke ibukota, pasalnya peralatan dan sumber daya di RSUD Batara Guru yang saat ini masih berstatus RS. Type C, belum cukup memadai dalam menangani kasus tersebut.
Sebelumnya (RN) juga mengundang simpati dari Majelis Perwakilan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) kabupaten Luwu, atas penyakit tumor ganas yang dideritanya. PP Luwu kemudian serahkan bantuan dana ke RN, pada Kamis kemarin.
RN sendiri menderita tumor ganas sejak lahir Setahun empat bulan lalu. Ia telah melalui sejumlah proses penanganan medis, hingga dirujuk ke ibukota, namun karena kendala dana, pengobatannya sempat terhenti.


Tinggalkan Balasan