SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Kota Pontianak Kalimantan Barat terpilih jadi tuan rumah pertemuan Asean Muslim Student Association (AMSA) atau pelajar muslim asean.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh AMSA untuk Indonesia yang rencananya akan dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Menurut Directore of Program, Muhammad Syafril jika kegiatan ini telah direncanakan oleh AMSA sejak 2017 hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-III yang dihadiri Kemenpora RI dan delegasi negara keterwakilan asean lainnya.

“Kegiatan ini telah dicanangkan oleh organisasi mahasiswa Asean Muslim Students Association atau Perhimpunan Pelajar Muslim ASEAN bahwa Pontianak Kalimantan Barat ditunjuk sebagai tuan rumah pada kegiatan Symposium dan Summit IV West Borneo 2020 dengan tema Melahirkan Pemimpin Muda ASEAN Yang Kokoh, Maju, dan Berperadaban,” ujar dia.

Menurut Syafril, penjelasan kepanitiaan di acara yang akan dihelat pada 18 s.d 21 Maret 2020 ini akan mengangkat potensi budaya, pariwisata, dan hasil alam yang ada di 14 kabupaten/kota di Kalimantan barat, konferensi yang akan melahirkan resolusi pemuda untuk dunia, seminar internasional, pameran, juga kongres untuk internal AMSA, ditutup dengan mengikuti rangkaian acara kulminasi di Pontianak.

“Namun sangat disayangkan hingga hari ini Ir H Edi Rusdi Kamtono (Walikota Pontianak) tidak merespon bahkan membuka komunikasi pun tidak, sedangkan surat dari pantia pelaksana kegiatan telah dilayangkan.”

“Terkait acara ini sendiri telah diketahui dan disambut oleh tingkat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Pusat. Terang saja sikap ini sangat disayangkan oleh kepantiaan, dan pengurus AMSA Asean, mengingat acara ini sudah H-11 menjelang kegiatan,” ungkap Syafril Putra Daerah Kalbar, di Pontianak, Sabtu, 7 Maret 2020 sore.

Menanggapi hal itu, President AMSA untuk Indonesia Wawan Nur Rewa saat dikonfirmasi menyampaikan harapannya agar Walikota Pontianak membuka diri demi menjaga dan mengharumkan nama baik Indonesia.

“Besar harapan kami agar Walikota Pontianak membuka diri dan mensuport event International ini, ini juga sejalan dengan visi misi Presiden Jokowi, menjadikan potensi budaya, pariwisata, dan potensi lainnya di tiap daerah dapat dikenal hingga mancanegara dalam memaksimalkan 4.0 hingga 5.0 nantinya,” harap Wawan Nur Rewa. (*)