SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pasca Operasi, Kamis (19/12/2019) kemarin pukul 15.30 Wita, kondisi Sumang mulai membaik meskipun reaksi obat bius yang ada dalam tubuhnya masih belum hilang total.

Ditemui di RSUD Daya, Sanni ibunda Sumang menuturkan bahwa sebelum operasi tadi Walikota Makassar Iqbal Suhaeb dan Kepala RSUD Daya dr Ardin Sani datang mengunjungi Sumang untuk memberi semangat kepada sumang.

“Pak wali tanya – tanyaki Sumang tadi tentang apa cita – citanya, lalu na jawab mau jadi Polisi, lalu disuruh sebut nama – nama gurunya, langsung juga dia sebutkan nama – nama gurunya yang dia sempat ingat, setelah itu barulah sumang dibawa ke ruang operasi,” tutur Sanni, Jumat (20/12/2019).

Lanjut dikatakan, pukul. 16. 15 Wita, Sumang dipindahkan ke ruang perawatan yang berada di lantai 4 RSUD Daya, Sumang terlihat sangat bercahaya dan ceria melihat di dadanya sudah tidak ada benjolan, dia melemparkan senyum kepada siapapun yang datang melihat kondisinya termasuk kepada para perawat yang dapat silih berganti memantau kondisi Sumang.

Namun, sesekali dia tampak murung dan meneteskan air mata, sang ibu yang menemaninya bertanya kepada Sumang, “Kenapaki menangis nak?,” dengan suara yang sangat pelan Sumang sampaikan sesuatu kepada ibunya dan ternyata dia mencari guru – gurunya dari SD Inpres Layang II Makassar.

Pasca Operasi Sumang ternyata para Guru SD Inpres Layang II Makassar sudah merencanakan untuk menjenguknya, melalui sambungan selular kepala sekolah SD Inpres Layang II Makassar menjelaskan, “Kami sudah menuju ke Rumah sakit, nanti kita ketemu disana,” Upi Mahdiana menutup percakapannya.

Sumang tiba – tiba menangis dengan nada sesak ketika melihat para gurunya yang hadir di hadapannya.

Upi Mahdiana, menjelaskan sejak pertama kasus ini tereksposes ke media saya melihat semangat Sumang untuk sembuh semakin besar, ini terbukti pasca operasi ini, tak sedikitpun senyum keceriaannya hilang dari pancaran wajahnya, malahan wajah terlihat sangat cerah.

“Saya dan para guru sangat berharap sumang semoga cepat sembuh dan dapat beraktifitas seperti semula,” ungkap Kepsek SD Inpres Layang II Makassar.

Sanni, ibunda Sumang juga mengucapka banyak terima kasih semua pihak yang telah membatu Sumang dari awal sampai selesai proses operasinya.

“Terima kasih pak Kapolrestabes Makassar, pak Wali Kota Makassar, bapak – ibu guru SD Inpres Layang II Makassar dan seluruh masyarakat yang telah mendoakan anak saya (Sumang), satu pi harapan saya kodong mudah – mudahan kartu KIS gratisnya bisa cepat diterbitkan untuk dipakai berobat,” ucap ibu Sumang. (Restu)