SimpulRakyat.co.id, Gowa – Tim Penggerak Peberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa asal Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, yakni Mattiro Bone, Mattiro Deceng dan Mattiro Dolangeng menggelar rapat kerja (Raker) di Malino, Kabupaten Gowa, Sulsel, Rabu (18/12/2019)
Rapat kerja TP-PKK tiga desa ini rencananya berlangsung selama dua hari efektif, Rabu-Kamis, 18-19 Desember 2019.
Pada kesempatan ini, Kepala Desa Mattiro Bone Rusdi, meminta para Penggerak PKK Desa untuk dapat merumuskan program kerja tahun 2020 mendatang, sehingga manfaatnya lebih bisa dirasakan oleh warga desa.
“Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa tingkat kemajuan desa adalah keterlibatan dan peran serta PKK yang ada di desa, olehnya itu pada malam hari ini kita sama-sama belajar tentang apa harapan kita kedepan, tentunya di tahun 2020 mendatang,” tutur Rusdi dalam sambutannya.
Rapat kerja yang dirangkaikan dengan peningkatan kapasitas PKK ini dipandu langsung oleh salah seorang aktivis perempuan, Hania dibantu oleh pemerintah dan TP-PKK Kecamatan Liukang Tupabbiring dengan menggunakan metode POD (Pembelajaran Orang Dewasa).
“Meskipun malam hari, namun semangat kita harus semangat pagi, karena semangat pagi itu sangat luar biasa. Perempuan di desa harus mandiri, kenapa? karena kekerasan dalam rumah tangga salah satu faktor penyebabnya adalah soal ekonomi,” kata Hania sembari memberi semangat ke peserta saat memulai memandu kegiatan ini.
Lanjut dikatakan, kenapa program ini hadir dan anggaranya dipisahkan, supaya Program PKK terarah, tepat sasaran dan sangat penting dalam menyusun perencanaan di desa.
“PKK sebagai penggerak, tentunya memiliki fungsi masyarakat agar mau dan mampu melaksanakan program PKK dan fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, pembina dan pembimbing gerakan PKK. Kegiatan ini dilakukan agar program terarah dan tepat sasaran,” jelas dia.
Sementara itu, Kepala Desa Mattiro Deceng Hasrar ke media ini mengaku, kegiatan Raker tersebut sangat membantu PKK yang ada di desanya.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan pelatihan ini sangat membantu PKK yang ada di desa kami, terutama program-program yang nantinya mereka lakukan di desa. Dan yang lebih penting, program yang mereka laksanakan terarah dan terukur,” ucap dia.
Senada dengan hal itu, Kades Mattiro Dolangen Kahar berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan skill TP-PKK untuk diterapkan di desa.
“Dengan pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan serta memotivasi PKK khususnya di desa kami, dan mampu melaksanakan serta ikut aktif mendukung seluruh program kegiatan PKK,” pungkas Kahar.
Sekadar diketahui, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa adalah gerakan pembangunan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan melalui 10 segi pokok keluarga yang merupakan kebutuhan dasar manusia, di antaranya, penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.
Penulis: Ismail K


Tinggalkan Balasan