SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Untuk menghindari terjadinya benturan antara masyarakat dengan pihak kehutanan pelaksana proyek bendungan pengaliran air di Sungai Leang Lonrong, Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, pihak Kepolisian dari Sektor Minasatene segera menengahi masalah tersebut.
Konflik ini bermula saat pihak Kehutanan Provinsi Sulsel melalui CV AM 20 Makassar, Pimpinan M Ilyas yang dikerjakan oleh pelaksana Proyek Guli Plat yang beralamat di Jl Andi Mandacingi, Pangkep di bawa pimpinan Abubakar membendung sungai tersebut, Rabu (02/10/2019)
Dengan adanya pembendungan itu, warga Kampung Leang Lonrong dan Kampung Biringere, Desa Panaikang kompak menyampaikan keberatan dengan hal tersebut dan melayangkan protesnya kepada pelaksana proyek.
Berdasarkan informasi, alasan warga keberatan atas penutupan sungai itu karena di musim kemarau air tidak dapat mengaliri persawahan mereka, dan apabilah musim penghujan sungai akan meluap dan bisa mengakibatkan banjir pada perkampungan mereka.
Personil Polsek Minasatene, Bhabinkamtibmas Bripka Muh Amir setelah mendapat informasi ini, langsung mendatangi TKP bermasa Kanit Patroli Aipda Haeruddin, Anggota Intel Aipda Rustam dan Kanit Provost Aipda Sanuddin untuk menenangkan warga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Masih di tempat yang sama, Bhabinkamtibmas kemudian menyarankan kepada pihak kehutanan dan pelaksana proyek pembendungan aliran air ini untuk hentikan sementara, sambil mencari solusinya yang baik.
Sekira pukul 17.00 Wita, Kapolsek Minasatene Iptu Abd Halim Lau bersama Kanit Intel Aipda Syahrir Z dan Bhabinkamtibmas Bripka Muh Amir bertemu dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat sambil memantau kegiatan proyek tersebut.
“Benar, setiba di sana kami melakukan cross check perihal kegiatan proyek yang membuat warga resah dan melakukan aksi protes, menghadapi hal ini kami akan memanggil dan meminta keterangan dari pelaksana Proyek, serta mengkoordinasikan hal ini dengan Warga dan pemerintah setempat untuk mencari solusi yang terbaik,” jelas Kapolsek Minasatene. (*/Anwar Bro)


Tinggalkan Balasan