SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pembangunan Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap (Satap) 8 Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, disorot lantaran disinyalir “mandek” berdasarkan progres di bulan berjalan (September).
Kepala Sekolah SMP, Armin, menjelaskan, penyebab lambatnya pembangunan perpustakaan itu, karena mengalami kesulitan alat transportasi laut untuk mobilisasi bahan material pembangunan tersebut.
“Lambatnya pembangunan kami di sana karena pemuat material (kendaraan laut) susah didapat, material sudah lama siap, yang jadi masalah kapal tidak ada yang muat, kami hanya selalu dijanji (pemilik perahu) sampai sekarang, ada kabarnya hari Senin lagi,” tutur Armin kepada SimpulRakyat.co.id, Jumat (20/9/2019).
Armin juga mengatakan, sebagian material pembangunan tersebut sudah berada di lokasi pekerjaan.
“Di sana itu sudah ada dicetak 2500 batako, semen saya sudah DO mau dikirim 150 zak, dinda,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, pembangunan perpustakaan sekolah ini berlokasi di Pulau Butung-butungan, Desa Kanyurang, Kecamatan Liukang Kalmas, dengan total biaya mencapai Rp 277 juta, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) TA 2019.
Penulis: Ardan Aidin
*Redaksi telah mengoreksi judul dan isi dalam artikel di atas. Mohon maaf dan maklum atas ketidaktepatan sebelumnya.


Tinggalkan Balasan