SimpulRakyat.co.id, Makassar – Dirut PD Parkir H. Irhamsyah Gaffar, berkomitmen akan maksimalkan PAD diawal kepemimpinannya di tahun 2020.
Saat ditemui diruangannya, Dirut muda ini menyebut jika salah satu alasan banyaknya kebocoran pada kantong parkir dikarenakan sistem parkir yang masih menggunakan cara konfensional.
“Kita mau Meminimalsisir kecurangan, dengan alat ini, bisa diketahui pengendara yg melakukan parakir, tidak lagi menggunakan uang tunai, jadi Persoalan kebocoran bisa ditanggulangi,” bebernya dihadapan wartawan, Kamis, (13/2/2020).
Sehingga, pihaknya akan bertindak cepat dengan menghadirkan alat yang diberi nama Handheld. Komputer genggam yang siap diperkenalkan kepada juru parkir (Jukir).
“Tahap awal, kita sasar kantung parkir di jalan Boulevard dan jalan Pengayoman, sebanyak 200 alat untuk tahap pertama disediakan, dari 800 titik diwilayah itu,” imbuhny.
Dalam waktu dekat, ratusan Jukir akan diberikan sosialisasi tentang cara penggunaan alat Handheld, dan ditargetkan rampung dua bulan mendatang.
“Kita sudah data tukang parkir, nanti kita berikan sosialisasi, kita targetkan dua bulan kedepan,” ungkap humas PD Parkir, Hasrul.
Hasrul menambahkan, jika Sistem Hendheld ini dipastikan juga lebih mudah, dengab penggunaan uang elektronik.
“Hampir semua orang sekarang punya uang elektronik, jadi dipastikan ini akan lebih muda, kita tetap akan keluarkan kartu parkir, tapi kemungkinan kita juga akan kerja sama dengan brizi, atau mungkin juga ovo,” kuncinya.(*)


Tinggalkan Balasan