SimpulRakyat.co.id, Makassar – Mahasiswa magang promosi kesehatan (Promkes) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menggelar sosialisasi penggunaan Antropometri Kit pada kader-kader Posyandu di Puskesmas Jumpandang Baru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (27/9/2023) lalu.
Pada pertemuan rutin kader posyandu yang dirangkaikan dengan sosialisasi penggunaan Antropometri Kit tersebut, mahasiswa magang promosi kesehatan FKM Unhas ini juga membagikan alat Antropometri Kit pada setiap posyandu.
Kegiatan sosialisasi itu dibawakan langsung oleh mahasiswa magang, yakni Nabilah dan St Nur Asizah Dwiana Arni. Kegiatan itu dimulai dengan perkenalan, kemudian pemberian materi.
Materi yang diberikan, antara lain cara pengukuran berat badan (BB) bayi dan anak usia <2 tahun, BB anak usia >2 tahun, panjang badan bayi dan anak usia <2 tahun, tinggi badan anak usia >2 tahun, lingkar lengan atas (LILA), lingkar pinggang, lingkar perut, lingkar panggul dan lingkar kepala.
“Materi ini sangat penting bagi kader posyandu dan ini juga menjadi bekal para kader sebelum nantinya akan diberikan alat Antropometri Kit yang baru,” ujar Reskiana, petugas promosi kesehatan Puskesmas Jumpandang Baru.
Setelah pemberian materi terkait antropometri, dilanjutkan dengan sedikit penyampaian terkait vitamin A untuk balita.
Pembagian vitamin A ditujukan kepada anak balita dan didistribusikan melalui kader-kader posyandu.
Diketahui, pemberian vitamin A dilaksanakan setiap 6 bulan sekali, yakni pada Februari dan Agustus, namun karena adanya kendala, sehingga pembagian vitamin A ini akan dialihkan ke Oktober.
“Ibu-ibu kader nanti masing-masing akan dibagikan vitamin A yang kemudian akan didistribusikan ke anak balita di bulan oktober pada saat posyandu,” ucap Mardiana, Nutrisionis Puskesmas Jumpandang Baru.
Dilanjutkan lagi dengan sedikit penyampaian terkait diare. Melihat banyaknya kejadian diare baru-baru ini di wilayah kerja Puskesmas Jumpandang Baru.
Hasnawati, selaku bagian Sanitarian Puskesmas Jumpandang Baru secara ringkas menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan sanitasi seperti jamban, penggunaan air bersih, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Di akhir kegiatan, setiap posyandu diberikan alat Antropometri Kit dan setiap alat diberikan satu leaflet terkait panduan dalam pengukuran antropometri yang di desain sendiri oleh Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan FKM Unhas.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar atas dukungan dan kerjasama yang baik antara petugas puskesmas, kader dan mahasiswa magang. (**)


Tinggalkan Balasan