Ratissa: Gotlif Silety Itu Ketua Komisi A atau Jubir Bupati?

  • Whatsapp
Ketua Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Sony H Ratissa.

SimpulRakyat.co.id, Tanimbar – Ketua Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Sony H Ratissa, heran dengan sikap Ketua Komisi A DPRD KKT, Gotlif Silety, yang lebih condong membela Bupati Petrus Fatlolon dari pada menjalankan tugasnya sebagai Ketua Komisi A DPRD KKT.

“Dia (GS) sebenarnya ketua komisi A atau Jubir bupati? Kok malah memojokkan wakil bupati yang jelas-jelas jarang dilibatkan dalam kebijakan maupun urusan-urusan pemerintahan,” kata¬†Ratissa, Selasa 19 Januati 2021.

Baca Juga

Lanjut dia, sebagai ketua komisi A yang membidangi urusan pemerintahan, mestinya Gotlif Silety tegas terhadap bupati Petrus Fatlolon agar memberikan porsi yang cukup kepada wakilnya sesuai kedudukannya, karena selama ini publik Tanimbar tahu bahwa wakil bupati Agustinus Utuwaly jarang dilibatkan dalam urusan-urusan pemerintah daerah.

“Mestinya sebagai ketua Komisi A, Gotlif mengusulkan ke paripurna untuk memanggil bupati dan mempertanyakan porsi wakil Bupati, sehingga pemerintahan ini dipandang sehat oleh publik. Bukan malah sebaliknya bela bupati secara membabi buta dengan menyerang wakil yang selama ini tidak diberi peran. Ini bukan lagi peran sebagai ketua komisi A tapi lebih condong jadi jubir,” ujarnya.

Mantan Ketua Komisi C DPRD itu berharap, agar DPRD setempat harus berperan sesuai tupoksinya sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang, karena anggota DPRD adalah wakil rakyat yang dipercayakan melakukan kontrol terhadap pemerintah daerah.

“Peran dia mengontrol pemerintahan ini, bukan membela bupati sepihak. Gotlif mestinya berperan sebagai wakil rakyat, bukan jubir bupati. Jangan bikin malu lembaga DPRD dengan komentar-komentar ngawur yang nantinya dicibir publik. Kasihan marwah DPRD jadi rusak hanya gara-gara salah menempatkan posisi,” pinta Ratissa.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD KKT, Gotlif Silety, menyoroti dan mengomentari statement wakil bupati Agustinus Utuwaly di media. Gotlif berpendapat bahwa wakil bupati tidak semestinya menganggap bahwa bukan bagian dari pemerintaah daerah. Sekaligus Gotlif mengingatkan agar wabup tidak cuci tangan.

Entah apa maksudnya tapi yang jelas statemen ketua komisi A tersebut mengundang reaksi sejumlah pihak termasuk mantan ketua komisi C DPRD KKT, Sony Ratissa.

Berita Menarik Lainnya