Menjambret Wanita di Pagi Hari, Anak Buah Raja Begal "Kiran" Diringkus Polisi

Menjambret Wanita di Pagi Hari, Anak Buah Raja Begal "Kiran" Diringkus Polisi

Editor: Elya
Sabtu, 06 Juli 2019


SimpulRakyat.co.id, Gowa - Dua pelaku Curas berinisial MR (19) bersama EK (17) diringkus oleh personil Polsek Somba Opu, Polres Gowa saat melakukan aksi jambret di Jl. Poros Malino, Jumat (05/07/2019) kemarin pagi.

Kedua pelaku tersebut diketahui, MR merupakan seorang pelajar asal Jl. Bandang Kota Makassar, sementara EK adalah seorang tukang batu, warga Kelurahan Pandang-pandang, Gowa.

"Kedua pelaku diringkus saat melakukan jambret terhadap seorang perempuan, dimana saat beraksi, pelaku dikejar oleh korban yang juga saat itu berteriak, lalu pelaku yang terjebak macet pun terjatuh, sehingga warga yang mendengar teriakan korban langsung mengamankan pelaku EK, sementara pelaku MR sempat melarikan diri ke perkampungan warga, namun berhasil diamankan petugas," terang Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan saat menggelar press conference, Sabtu (06/07) siang ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, kedua pelaku ini merupakan residivis kasus curas, salah satu diantaranya merupakan kelompok begal dari "B13" pimpinan raja begal "Kiran".

Saat diintrogasi Polisi, EK mengaku, aksinya dilakukan dengan sasaran HP milik pengemudi sepeda motor dan pejalan kaki, maupun anak-anak yang berdiri dipinggir jalan.

EK juga mengaku berulang kali melakukan hal serupa di berbagai TKP dengan pasangan yang berganti, yang kini dinyatakan berstatus DPO.

"Dari tangan pelaku, petugas mengamanjan sebuah HP Xiaomi, 1 unit sepeda motor Jupiter MX yang digunakan pelaku, serta 1 unit sepeda motor Mio S milik korban," kata AKP M Tambunan.

Ditambahkan Kasubbag Humas, bahwa hingga saat ini Polres Gowa terus melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut guna memberantas para pelaku-pelaku kejahatan jalanan yang beraksi di wilayah Kabupaten Gowa.

"Polres Gowa tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan jalanan dan tidak segan-segan memberikan tindakan tegas terukur bagi para pelaku yang meresahkan warga masyarakat Kabupaten Gowa," tegas AKP M Tambunan.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana (2) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Laporan: Arwan