Sidak THM dan Hotel, Disdag Makassar Temukan Ijin Minol Kadaluarsa

Sidak THM dan Hotel, Disdag Makassar Temukan Ijin Minol Kadaluarsa

Editor : Ahmad Alhasni
Minggu, 16 Juni 2019


SimpulRakyat.co.id, Makassar - Dinas Perdagangan kota Makassar kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak)  Penjualan dan peredaran minuman beralkohol di Tempat Hiburan Malam (THM), Tempat Karaoke, Hotel dan Restoran, Sabtu (15/6/2019) dini hari.

Kepala Bidang Perdagangan Disdag Kota Makassar, Abdul Hamid mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap penjualan dan peredaran minuman beralkohol (minol) yang dilaksanakan pihaknya secara rutin. Tujuannya, antara lain untuk memastikan kesesuaian izin yang dimiliki para pengusaha.

"Kita memastikan pelaku usaha memiliki dokumen perizinan yang lengkap. Jika tidak lengkap, kami akan berikan surat teguran pertama sebagai bentuk pembinaan," ucap Abd Hamid.


Sidak ini dilaksanakan di beberapa titik lokasi dengan membagi dua Tim, tim pertama menyisir Hotel Claro (Liquid, Retro, Studio33 dan Vegas) Jalan AP Pettarani, Hotel Sheraton jalan Andi Djemma, Hotel D'Maleo jalan Pelita Raya, Rumah bernyayi Happy Puppy dan Syahrini di Jalan St Alauddin. Sedangkan tim kedua menyasar THM di sepanjang jalan Nusantara.

Abd Hamid menuturkan, dari 30-an usaha (22 THM dan 10 hotel dan rumah bernyanyi), pihaknya berhasil menemukan sejumlah usaha yang kadaluarsa ijin minolnya, bahkan ada yang tidak memiliki dokumen perizinan.

"Dari 30-an titik sidak, kami menemukan ada 3 tempat karaoke 2 sudah mati dan 1 tidak memiliki sama sekali dokumen perizinan, sementara  THM yang injinnya mati diantaranya Cafe Raja Mas, Rimadona dan Taman Impian," ungkapnya.

Sidak ini dilaksanakan berdasarkan Permendag nomor 20 tahun 2014 dan Permendag nomor 77 tahun 2018 serta Perwali no 17 thn 2019 tentang pengawasan dan pengendalian pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol. (BM)