Antisipasi DBD adalah Tanggung Jawab Bersama, Pemda Halut Lakukan Fogging

Antisipasi DBD adalah Tanggung Jawab Bersama, Pemda Halut Lakukan Fogging

Redaktur Simpul Rakyat
Kamis, 13 Juni 2019

Fogging yang dilakukan di desa Gura

SimpulRakyat.co.id, Tobelo Halmahera Utara – Meningkatnya serangan nyamuk Aedes Aegypti melalui gigitian yang mengakibatkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di kota Tobelo, membuat Pemerintah Daerah (Pemda) harus turun tangan melakukan penyemprotan dengan insektida yang bertujuan membasmi nyamuk-nyamuk demam berdarah (Fogging).

Pantauan media ini, Kamis (13/06) siang tadi, fogging mulai dilakukan di dalam kota Tobelo, yakni desa Gura.

“Ini yang kami tunggu, karena kami masyarakat sudah merasa resah dengan merebaknya penyakit DBD ini,” kata salah satu warga kepada wartawan.

Sebelumnya, Pemda Halmahera Utara melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian juga telah menyerukan seruan lewat publikasi kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati terhadap penyakit ini, dengan jalan menjaga kebersihan lingkungan.

“3M, Mengubur barang-barang yang sudah tidak terpakai yang bisa menjadi sarang nyamuk, Menguras setiap bak mandi dan Membersihkan lingkungan tempat tinggal,” ucap seruan Pemda Halut yang diposting lewat media sosial facebook.

Sekedar diketahui, sebelumnya dalam pemberitaan media ini, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo, telah merilis jumlah angka penderita DBD yang sempat mendapat perawatan dalam 5 bulan terakhir.

“Total Januari sampai dengan bulan Mei, ada 336 penderita DBD. Sementara yang meninggal, ada 2 orang, pada bulan Maret kemarin,” ungkap rilis data RSUD yang dibeberkan kepada wartawan. (Reynold)