Diduga Kecewa Orang Tua Kerap Mabuk, Remaja Putri di Desa Gulo Nekad Gantung Diri

Diduga Kecewa Orang Tua Kerap Mabuk, Remaja Putri di Desa Gulo Nekad Gantung Diri

Redaktur Simpul Rakyat
Jumat, 17 Mei 2019

Jenazah korban ketika berada di rumah di rumah duka. (Foto: Reynold/SimpulRakyat.co.id)

SimpulRakyat.co.id, Halmahera Utara – Tanda tanya dibalik motif yang menyebabkan remaja putri berusia 14 tahun asal desa Gulo kecamatan Kao Utara mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, kini mulai terkuak.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Kepolisian Resort (Polres) Halmahaera Utara, Aiptu Hopni Saribu kepada wartawan, Kamis (16/05) malam tadi mengatakan, dari keterangan yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), motif dari bunuh diri diakibatkan karena diduga kecewa.

“Motif dari kejadian bunuh diri di desa Gulo kecamatan Kao Utara adalah, diduga adanya perasaan kecewa korban kepada orang tuanya yang sering mabuk-mabukan,” kata Saribu kepada wartawan.

Mereview kembali, aksi nekat menghabisi nyawanya dengan cara menggantung diri di atas pohon nangka, terjadi di desa Gulo pada beberapa hari lalu. Sementara korban sendiri yang bernisial MNS (14) masih tercatat sebagai seorang pelajar.

Reporter:  Reynold
Editor: A Alhasni