“Bola” Cakada Halut Menggelinding, DPC PKB Halut Tawarkan Wakil Bupati

“Bola” Cakada Halut Menggelinding, DPC PKB Halut Tawarkan Wakil Bupati

Editor : Ahmad Alhasni
Jumat, 17 Mei 2019

Ilustrasi 

SimpulRakyat.co.id, Halmahera Utara
– Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halmahera Utara pada tahun 2020 yang sudah menjadi ketetapan pemerintah pusat, tinggal menghitung beberapa bulan lagi tahapang awal sudah dimulai.

Wacana memasang “kuda-kuda” dari Partai Politik (Parpol) mengenai hal ini terus “menggelinding” seiring dengan hasil Pemilihan Legislati (Pileg) April lalu.

Di Halmahera Utara misalnya, Jumat (17/05) walaupun belum menetapkan secara resmi hasil perolehan kursi parpol di DPRD, namun Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Halmahera Utara telah mengesahkan hasil penghitungan suara pada pileg lalu. Hal ini berarti, sudah dapat dipastikan, parpol mana yang berhasil meraih suara mayoritas dan tidak.

Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang meraup 3 sampai 4 kursi di daerah ini, ramai menjadi perbincangan di kalangan diskusi warung kopi dan di media sosial facebook, mengenai calon siapa yang akan diusung dalam hajatan politik daerah lima-tahunan nanti.

Sampai saat ini, Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery, belum menyatakan sikap untuk turut serta dalam perhelatan di 2020 nanti. Walaupun secara politis, posisi Frans Manery yang sebagai Ketua DPD Partai Golkar Halmahera Utara, sangatlah diuntungkan. Mengapa tidak, hanya dengan menggandeng satu partai koalisi baik PDI Perjuangan dan PKB, Golkar sudah dapat maju untuk bertarung dalam Pilkada.

Lain halnya dengan Golkar, partai pemenang Pileg 2019 di Halmahera Utara yakni Partai Demokrat, dengan torehan 4 kursi, Demokrat sudah dipastikan melenggang mulus dalam mengusung kadernya. Yang menjadi persoalan, dalam Parpol ini, ada dua orang kader dalam internal partai yang menjadi proyeksi yaitu, Yulius Dagilaha, SH dan Oni Pulo, ST.

Sementara itu, PKB Halmahera Utara, dengan torehan 3 kursi, partai ini sudah secara terang-terangan “menghembuskan” gaung Pilkada 2020 dengan mengusung ketua partainya masuk dalam bursa Calon Wakil Bupati.

“Struktur dan pembasisan terbentuk raih 3 Kursi di parlemen, kami menawarkan 02, silahkan minang kami yg penting Infrastruktur 01 mendukung menang dalam pertarungan. Satukan Indonesia adalah PKB,” kata Iskandar Dabidabi dalam postingannya di media sosial facebook yang mendapat ratusan komentar.

Berbeda dengan Golkar, Demokrat ataupun PKB, PDI Perjuangan menanggapi dingin Pilkada 2020. Meraih 3 kursi hasil dari pileg lalu, partai besutan Megawati Saekarnoputri ini, mempunyai kans penting. Hal ini didasarkan, walaupun minim kadernya untuk diusung sebagai kursi Bupati, tetapi partai ini juga bisa menguatkan koalisi di 2020 nanti.

Penulis: Reynold