Quick Count Hasil Pemilu Capres/Cawapres di Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Quick Count Hasil Pemilu Capres/Cawapres di Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Redaktur Simpul Rakyat
Kamis, 18 April 2019

Surat Suara Pilpres 2019

SimpulRakyat.co.id, Kepulaun Tanimbar - Hasil perhitungan sementara  Pemilihan Umum (Pemilu) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) adalah Jokowi - Ma'ruf Amin sebanyak 32.815 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga Uno adalah sebanyak 3.197 suara.

Perolehan suara ini, dirangkum dari beberapa TPS yang telah melakukan perhitungan suara dengan selisi perolehan suara yaitu sebesar 29.618 suara. Hasil ini menggambarkan bahwa perolehan hasil suara nyata dengan metode hitung cepat pada Kab. Kepulauan Tanimbar sebesar 52%, dimenangkan oleh pasangan Capres Jokowi - Ma'ruf, dengan kemenagan yang sangat signifikan, dibandingkan dengan hasil perolehan suara Prabowo - Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil perolehan suara yang telah dirangkum pada beberapa TPS di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dapat disampaikan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat KKT terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo masih sangat tinggi, walaupun diterpa berbagai macam isu yang berusaha untuk menjatuhkan dan melemahkan kepemimpinannya dalam masa Jabatan sebagai Presiden RI selama 5 tahun ini.

Para awak media diberikan tugas untuk merangkum hasil perhitungan suara di seluruh TPS Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar dapat memperoleh data valid terkait dengan hasil Pemilhan Umum kali ini. Awak media di KKT masih tetap menunggu hasil perolehan suara selanjutnya dari TPS - TPS yang belum melaporkannya, untuk dapat terus menyampaikan perkebangannya kepada masyarakat KKT secara menyeluruh maupun kepada seluruh masyarakat Indonesia.


Dari 303 TPS  yang tersebar di Kabupaten Kepulaun Tanimbar, Terdapat 20 TPS di Kecamatan Tanimbar Selatan belum melaksanakan pemungutan suara. Rinciannya  terdiri atas  17 TPS di Kelurahan Saumlaki dan 3 TPS di Desa Lermatan. Penyebab belum dilaksanakan pemungutan suara pada 20 TPS adalah karena rusaknya surat suara sejumlah kurang lebih 19.000 surat suara dan keterlambatan pengiriman surat suara baru yang datangnya pada tanggal 16 April 2019.

Kepada seluruh masyarakat Kepulauan Tanimbar, Bupati Kabupaten Petrus Fatlolon, S.H. M.H. menyerukan agar  masyarakat tetap tenang dalam melewati setiap proses Pemilihan Umum yang berlangsung di KKT saat ini, tanpa harus terpancing dengan isu yang sifatnya membingungkan masyarakat, serta bersifat memojokan penyelenggara atau mengalihkan isu politik dalam menjalankan tugas dan kewenangannya untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpancing dengan statement - statement pihak - pihak tertetentu yang sifatnya memojokan penyelenggara ataupun mengalihkan isu," ungkap Petrus Fatlolon di kediamannya, Rabu (17/04).


Pemerintah Daerah menilai bahwa, masa pergantian komisioner yang lama dengan Komisioner baru di KPUD KT dalam waktu yang sangat singkat, merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya persoalan penundaan pemungutan suara pada beberapa TPS di KKT  sehingga masyarakat diminta untuk memberikan dukungan sepenuhnya atas kerja keras dan usaha yang telah dilakukan oleh KPUD kali ini.

"Situasi yang terjadi pada Pemilihan Umum di Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini, menurut penilaian kami yang pertama karena ada proses pergantian Komisioner KPUD yang jaraknya terlalu dekat dengan pelaksananaan Pemilu," sambungnya.

Harapan dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati, agar masyarakat tetap tenang dalam menyikapi persoalan Pemilu yang terjadi dan mempercayakan semua proses penyelenggraan Pemilu kepada penyelenggara dalam pengawalan oleh Pemerintah Daerah maupun pihak - pihak terkait demi susesnya Pesta Demokrasi yang tentunya menjadi harapan seluruh masyarakat di Kepulauan Tanimbar. (MK)