Diduga Ruang Fraksi DPRD Kepulauan Tanimbar Dijadikan Salah Satu Stasiun Judi

Diduga Ruang Fraksi DPRD Kepulauan Tanimbar Dijadikan Salah Satu Stasiun Judi

Editor : Ahmad Alhasni
Jumat, 12 April 2019


SimpulRakyat.co.id, Kepulauan Tanimbar - Fenomena baru yang muncul akhir - akhir ini pada Gedung Wakil Rakyat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) sangat merisaukan masyarakat. Diduga bahwa para staf yang diperbantukan sebagai tenaga administrasi untuk mengelola segala keperluan administrasi demi kelancaran tugas para legislator kita yang terhormat, telah memanfaatkan dan menyalah gunakan ruangan fraksi DPRD sebagai tempat bermain judi.

Dikutip dalam percakapan Whatsaap (WA) Group SRT (Suara Rakyat Tanimbar), telah ada pengakuan langsung dari oknum staf Fraksi DPRD (AS) yang telah melakukan kegiatan ini di gedung rakyat yang sangat terhormat, walaupun dengan alibi menggunakan uangnya sendiri.


"Woe... Beta main judi jua ada urusan apa deng Ale ? Dari pada Ale ribut ruangan fraksi yang tidak berfungsi tapi Ale sendiri malas masuk kantor. Tar usah masuk kantor lai...(kutipan ini menggunakan dialeg Maluku). Artinya, Kalau saya bermain judi apa urusannya dengan anda? Dari pada anda tidak masuk kantor ?," ungkap Oknum Staf Ahli Fraksi PDIP Agustinus Sarnulay seperti dalam percakapan Grup Whatsaap SRT.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya pernyataan yang disampaikan oleh salah seorang staf Fraksi Gerindra di DPRD KKT (NB) pada media Whatsaap group SRT  bahwa ruangan fraksi gedung DPRD telah disalah gunakan, bukan sebagai tempat pertemuan fraksi, malah digunakan sebagai tempat bermain judi.

"Kalau ale main judi di Ruangan Fraksi yang bermasalah itu bisa..... Mau bukti ? Artinya, Jika main judi di ruangan Fraksi itu bisa, mau bukti?," kata Nick Besitimur.


Dugaan ini telah konfirmasikan langsung oleh wartawan media SimpulRakyat.co.id kepada Sekwan DPRD KKT dalam wawancara langsung di kediamannya (11/04).

Sekwan menyampaikan bahwa, masalah ini akan ditelusuri olehnya untuk ditindak lanjuti secara tegas sesuai hukum yang berlaku bagi staf DPRD KKT yang dengan sengaja menggunakan ruangan fraksi menjadi tempat bermain judi.

"Saya sudah meminta security untuk meyelidiki masalah ini dan jika benar maka saya akan menindak lanjuti penemuan tersebut dengan memberikan tindakan disiplin kepada staf yang bersangkutan sesuai etika dan norma yang berlaku," papar Sekwan.


Pada kesempatan ini, sangat diharapkan agar setiap fasilitas yang telah disediakan untuk kepentingan rakyat lewat para pemimpin yang saat ini dipercayakan agar dapat digunakan dengan tepat sasaran, bukan malah mempertontonkan kebiasaan yang sangat memalukan secara etika, yaitu dengan menggunakan ruangan rakyat sebagai tempat untuk bermain judi, ataupun tindakan - tindakan lain yang dinilai sama sekali tidak memberikan pembelajaran moral yang baik bagi masyarakat.

Gedung DPRD Kepulauan Tanimbar tidak harus dikotori dengan tindakan - tindakan yang sangat nyata telah merusak citra lembaga DPRD itu sendiri, oleh ulah beberapa orang yang tidak beretika dan tidak menghargai kantor tempat pekerjaannya sebagai representasi yang anggun dan berwibawa dari masyarakat Kepulauan Tanimbar. (MK)