Menteri PANRB Pimpin Delegasi Indonesia World Government Summit di Dubai

Menteri PANRB Pimpin Delegasi Indonesia World Government Summit di Dubai

Simpul Rakyat
Rabu, 13 Februari 2019

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin. (Foto: Istimewa)

SimpulRakyat.co.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin memimpin delegasi Indonesia saat menghadiri World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Pertemuan yang digelar untuk ke tujuh kalinya ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada 10-12 Februari 2019, di mana lebih dari 130 negara mengikuti pertemuan pemerintahan tingkat dunia tersebut.

"Saya memimpin delegasi Indonesia untuk menghadiri pertemuan pemerintahan tingkat dunia di Dubai," kata Syafruddin, di Dubai, Minggu(10/2/2019).

Menurut Menteri Syafruddin, Indonesia selalu hadir dalam setiap penyelenggaraan World Government Summit. Ia berharap pertemuan ini akan bermanfaat bagi Indonesia.

"Semoga pertemuan ini menghasilkan lompatan yang bermanfaat bagi Indonesia dan dunia," harap Menteri Syafruddin.

Adapun tema yang diusung pada tahun ini adalah “Shaping Future Government” dengan empat agenda utama, yakni future and progress, governance and nation building, net positive and trade, dan environment wellbeing and society.

Pertemuan ini merupakan forum pertemuan global yang didedikasikan untuk membahas isu-isu terkini terkait pelaksanaan tata pemerintahan yang baik, termasuk menyoroti berbagai tantangan dan kesempatan terkait pelaksanaan pembangunan ekonomi dan pengelolaan sistem pemerintahan yang baik dan berkelanjutan untuk mewujudkan masa depan yang jauh lebih baik.

Selain itu, dalam forum ini juga dibahas mengenai kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat serta peran penting pemerintah dalam upaya untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia, sehat, dan sejahtera.

Menteri Syafruddin mengatakan delegasi Indonesia selalu berperan aktif dan memberikan kontribusi positif kala mengikuti pertemuan ini.

"Banyak persoalan yang dibahas. Tentu harapannya para delegasi dapat menyelesaikannya," imbuhnya.

Forum ini dihadiri oleh lebih dari 4.000 partisipan terdiri dari para pemimpin pemerintahan, pembuat kebijakan, akademisi, dan perwakilan organisasi internasional serta sektor swasta. Selain itu hadir pula para peraih nobel dunia.

Forum ini merupakan media pertemuan yang sangat potensial sebagai peluang untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi serta membangun jejaring kerjasama untuk saling berkolaborasi. (*)