Diduga Puluhan Nasabah Bank BRI Saumlaki Dirugikan Ratusan Juta Rupiah

Diduga Puluhan Nasabah Bank BRI Saumlaki Dirugikan Ratusan Juta Rupiah

Redaktur Simpul Rakyat
Rabu, 13 Februari 2019

Ilustrasi

SimpulRakyat.co.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Saumlaki Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku memiliki jutaan nasabah. Para nasabah tersebut datang dari latar belakang yang berbeda - beda. Ada Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai swasta, pedagang maupun masyarakat biasa yang menitipkan uangnya disana.

Kejadian yang sangat mengagetkan adalah adanya tindakan penipuan yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai BRI Saumlaki dan telah merugikan nasabahnya sebanyak ratusan juta rupiah. Pelaku sendiri lewat pengacaranya, telah mengakui perbuatan tersebut.

"Dalam keterangan BAP nya, Klien saya ML (30) telah mengakui kesalahannya merugikan uang nasabah sebesar Rp.924.850.000, namun dia sudah mengembalikan Rp.100.000.000. ke pihak bank BRI dan bukan ke pihak nasabah." ungkap Andreas Mathias Go, SH selaku pengacara ML (30) kepada wartawan SimpylRakyat.co.id, Selasa (12/02).

Pihak bank BRI sendiri telah membuat kesepakatan dengan pelaku agar menggantikan uang yang telah dicuranginya itu namun lantaran waktu yang diberikan pihak bank BRI sudah habis (sesuai kesepakatan), dan pelaku sendiri tidak mampu menggantikan (mengembalikan) semuanya itu, akhirnya pelaku dilaporkan ke Polres MTB dan kemudian ditahan.

"Saat ini dia (pelaku) lagi di tahan di Polres MTB sambil menunggu proses persidangan" lanjut Andre Go.

Sebelumnya, pimpinan BRI Cabang Saumlaki, I Ketut Pastika telah ditemui wartawan SimpulRakyat.co.id di ruangannya pekan lalu untuk dikonfirmasikan hal itu. Dalam keterangannya, Pimpinan BRI Cabang Saumlaki I Ketut Pastika membenarkan hal tersebut.

"Memang betul si ML (30) telah melakukan kecurangan kepada nasabah, olehnya itu dia kami laporkan ke polisi. Tetapi saya pastikan tidak ada kerugian yang dialami oleh nasabah" jelas I Ketut Pastika di ruangannya.

Pimpinan Cabang BRI Saumlaki ini memastikan tim investigasi internalnya akan melakukan investigasi guna memastikan ada tidaknya kerugian yang ditimbulkan oleh si pelaku.

"Tim investigasi kami lagi bekerja. Selanjutnya, dari hasil yang ditemukan saya akan informasikan" lanjutnya.

Adapun himbauan kepada suluruh nasabah yang ingin melakukan pinjaman (kredit), khususnya kredit usaha agar lebih jeli dalam melihat maupun memeriksa dokumen kreditnya, agar mengantisipasi tidak terjadi hal - yang diinginkan yang nantinya merugikan nasabah itu sendiri. (MK)