Lurah Kalabbirang Resmi Melapor ke Polisi soal Dugaan Pemalsuan Tandatangan

Lurah Kalabbirang Resmi Melapor ke Polisi soal Dugaan Pemalsuan Tandatangan

Simpul Rakyat
Kamis, 03 Januari 2019

Tandatangan Lurah Kalabbirang, Adnan Hery yang diduga dipalsukan. (Foto: Mita/Simpul Rakyat)


SimpulRakyat.co.id -- Lurah Kalabbirang, Adnan Hery resmi melapor ke Polsek Minasatene terkait tandatangannya yang diduga dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Berawal dari penyampaian dari PB di CSR PT Semen Tonasa yang memberitahukan terkait LPJ forum Taruna Melati Kelurahan Kalabbirang kepada saya untuk memeriksa LPJ tersebut," ujar Adnan saat melaporkan kasusnya di Polsek Minasatene, Kamis (3/1).


Lurah Kalabbirang mengatakan bahwa, setiap tahun itu Forum Taruna Melati Kelurahan Kalabbirang menerima dana bantuan sebesar 200 juta dari CSR PT. Semen Tonasa. Sebelum dana itu cair, masyarakat dan forum serta pihak kelurahan mengadakan diskusi terkait kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat.

Lanjut Adnan, setelah ada hasil diskusi, kemudian Forum mengajukan kepada pihak CSR PT. Semen Tonasa (untuk didanai), dimana pengelolaan nantinya oleh Forum Taruna Melati Kelurahan Kalabbirang.


Adnan juga mengatakan bahwa tandatangan Pengelola TPA Al Falah Kalabbirang, ibu Rini juga turut dipalsukan, dan setelah dikonfirmasi via telepon, Rini membenarkan bahwa ia tidak pernah menandatangani tanda terima tersebut, dan juga tidak pernah menerima senilai yang tercantum di Kuitansi. Hanya saja Ia pernah menerima 2 juta cash (tunai).

Sementara pihak CSR PT Semen Tonasa yang dihubungi sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan pemalsuan itu, karena setelah dikonfirmasi via telepon inisial PB masih di luar daerah. "Ke kantor saja jika ingin keterangan," sahutnya.


Berdasarkan informasi dari warga di Kalabbirang, bahwa saat ini Seklur atas nama Zulkaedar dan stafnya Muhammad Yusuf sementara dimintai keterangannya di Polsek Minasatene terkait dengan stempel Kelurahan yang tidak pernah keluar dari Kantor dan tidak pernah digunakan untuk menstempel tanda terima tersebut. (Mita)