Dana Awak Media MTB di Dinas Kominfo Dipertanyakan

Advertisement

Dana Awak Media MTB di Dinas Kominfo Dipertanyakan

Simpul Rakyat
Jumat, 11 Januari 2019

Awak media Maluku Tenggara Barat

SimpulRakyat.co.id - Awak media yang bertugas di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) terdiri dari beberapa media lokal maupun non lokal, baik media massa,  media online maupun media elektronik. Berbagai kerjasama dibangun baik dengan pihak Pemda Maluku Tenggara Barat maupun Instansi vertikal, TNI/Polri maupun elemen yang ada di masyarakat,  dengan tujuan mencari informasi untuk melayani masyarakat dengan konsumsi informasi berita. 

Namun hingga saat ini sejumlah insan Pers di Kabupaten ini masih diabaikan dengan hampir setiap kegiatan tidak pernah dilibatkan dan hanya dilihat dengan sebelah mata saja.  Padahal Insan Pers ini adalah pilar keempat di Negara Republik Indonesia.  Hal inilah yang sering membuat awak media merasa terkendala dengan melakukan peliputan mengingat Kabupaten Maluku Tenggara Barat wilayah lautnya lebih luas dari pada daratannya.

Bukan saja tidak dilibatkan dalam kegiatan Pemerintah Daerah tetapi sampai kepada pemberian bantuan dana pun sengaja tidak dilaksanakan oleh instansi terkait.  Ambil misal hampir setiap tahunnya dana ratusan juta yang sudah dianggarkan Pemda kepada awak media didaerah ini,  yang disalurkan melalui Dinas Kominfo Kabupaten Maluku Tenggara Barat tidak terrealisasi atau mubasir dengan baik.

Akhirnya Jems Masela dari Lembaga Aliansi Indonesia DPC Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan juga selaku wartawan lokal angkat bicara sekaligus menyikapi persoalan yang dihadapi para kuli tunta di kabupaten ini,  yang membuat para awak media merasa resah dan terabaikan. 

"Saya meminta Bupati Kabupaten Maluku Tenggara Barat segera memanggil Kepala Dinas Kominfo untuk diperiksa dan bertanggungjawab terkait dugaan penyalagunaan dana yang diberikan untuk para Insan Pers didaerah ini oleh Dinas tersebut" tegas Jems Masela.

Dimana dana yang dianggarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat tidak disalurkan ke Awak Media, indikasi penggunaan  dana tersebut salah satunya digunakan untuk pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Tenggara Barat.   

Hal ini sangat disayangkan oleh sejumlah Insan Pers didaerah ini terhadap tindakan tidak terpuji yang dilakukan Dinas tersebut,  seharusnya tidak dilakukan mengingat Dinas Kominfo yang mengakomodir para awak media didaerah ini.  Namun tindakan ini yang membuat para awak media menjadi resah dan kecewa. (IS)