Tiga Desa "Diteror" Ninja dan Pocong, Kapolres Pangkep Minta Warga Tidak Terprovokasi

Advertisement

Tiga Desa "Diteror" Ninja dan Pocong, Kapolres Pangkep Minta Warga Tidak Terprovokasi

Simpul Rakyat
Minggu, 16 September 2018

Ilustrasi

SimpulRakyat.co.id -- Sejak dua Minggu lalu, warga di tiga desa Kabupaten Pangkep dikabarkan mendapat isu teror orang tak dikenal (OTK) yang menghantui kehidupan mereka.

Ketiga desa tersebut, yakni Desa Tabo-tabo, Desa Mangilu kecamatan Bungoro, dan Desa Bulu Tellue kecamatan Tondong Tallasa, Pangkep. Berbagai isu yang beredar, mulai dari teror Ninja, maling, penculikan anak untuk tumbal rell kereta api hingga pocong berkeliaran di desa.

Menurut salah seorang pemuda di desa Mangilu, Hariadi mengatakan, pelakunya dikabarkan berjumlah dua orang.

"Isu ini berawal saat rumah Bapak Mangu di Desa Tabo-tabo dipanjat oleh orang bercadar (Ninja), namun kejadian itu tidak diketahui apa tujuannya," ungkap Hariadi kepada SimpulRakyat.co.id, Sabtu (15/9/2018).

Lanjut Hariadi, setelah itu, kabar ini pun merebak ke desa Mangilu, bahkan juga sudah masuk ke desa Bulu Tellue. Meski demikian, dari teror ini tak ada korban. Namun kabar ini sudah menimbulkan keresahan warga.

"Oleh karena itu, sejak empat hari lalu, kami (warga-red) bersama pemerintah di tiga desa sudah melakukan ronda di malam hari untuk mengantisipasi dan meredam ketakutan warga," katanya.

Sementara Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi pihak yang diduga melakukan kejahatan dan meresahkan masyarakat Pangkep tersebut. Ia mengakui, bahwa persoalan yang beredar ini harus segera ditangani, agar tidak semakin membuat keresahan.

"Ini harus segera ditangani, apa benar ada orang yang mau mengganggu. Apalagi ini menjelang even Pilkades dan Pemilu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi," harapnya dilansir Rakyatku.com. (PU)